ombak pantai

Nyanyian Ombak

Aku duduk di tepi pantai,
ditemani angin dan debur ombak yang santai.
Langit membiru tanpa cela,
mentari tenggelam perlahan di ufuk sana.

Pasir putih memeluk langkahku,
hangat, lembut, seperti pelukan Ibu.
Kerang-kerang kecil berserakan,
menyimpan rahasia lautan dalam keheningan.

Ombak datang mencium kaki,
lalu pergi membawa rindu yang tersembunyi.
Ia tak pernah lelah datang dan kembali,
seperti cinta yang tak ingin mati.

Di kejauhan, perahu nelayan menari,
menantang ombak, menjemput rezeki.
Langit jingga menutup hari,
dengan janji malam yang akan menemani.

Pantai bukan hanya tempat berlabuh,
ia adalah puisi yang ditulis tanpa tinta.
Di sana, aku belajar tentang waktu,
tentang kehilangan, dan juga rindu.


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer